Sejumlah pejabat The Fed lainnya juga dijadwalkan berbicara pada pekan ini, menjadi sinyal bahwa periode "senyap" yang sempat menyelimuti bank sentral setelah Warsh menjabat kini mulai berakhir.
Beberapa agenda penting di antaranya adalah pidato Deputi Gubernur The Fed Christopher Waller pada hari Senin; pernyataan dari Gubernur The Fed New York John Williams dan Deputi Gubernur The Fed Lisa Cook pada hari Rabu; serta pidato dari Wakil Gubernur The Fed Philip Jefferson, Gubernur The Fed Dallas Lorie Logan, dan Gubernur The Fed Kansas City Jeff Schmid pada hari Kamis.
Melengkapi kalender ekonomi AS, akan ada pembaruan data penjualan ritel pada hari Kamis, disusul rilis data produksi industri, pembangunan rumah baru (housing starts), dan sentimen konsumen pada hari Jumat.
Di Kanada pada hari Rabu, para pejabat bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan mereka di level 2,25% untuk keenam kalinya berturut-turut. Bank of Canada terus berupaya menyeimbangkan tekanan turun terhadap inflasi akibat kemelut perdagangan dengan AS, melawan momentum kenaikan harga yang dipicu oleh konflik Timur Tengah.
Lonjakan harga gas telah mendorong inflasi utama ke angka 3,2%, meskipun indikator inti tetap terkendali.
Data penjualan rumah yang ada (existing home sales) dan pembangunan rumah baru untuk bulan Juni kemungkinan menunjukkan perbaikan berkelanjutan, memperpanjang fase pemulihan bertahap setelah periode pelemahan yang berkepanjangan. Terlepas dari kontraksi dua kuartal berturut-turut, data terbaru mengindikasikan adanya pemulihan di kuartal kedua.
Di wilayah lain, potensi kenaikan suku bunga di Korea Selatan, data pertumbuhan ekonomi di China, serta pidato tahunan Mansion House di Inggris menjadi beberapa sorotan utama dunia.
Kawasan Asia
Sorotan utama di Asia tertuju pada keputusan kebijakan Bank of Korea. Sejak mengambil alih kepemimpinan pada April lalu, Gubernur Shin Hyun Song telah memperingatkan bahwa faktor inflasi, pertumbuhan ekonomi yang solid, pelemahan mata uang won, serta lonjakan harga rumah semuanya mengarah pada pengetatan kebijakan moneter. Para ekonom memperkirakan ia akan merealisasikan pernyataannya tersebut pada hari Kamis dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 2,75%.
Rilis data utama regional akan hadir pada hari Rabu melalui produk domestik bruto (PDB) kuartal kedua China. Pertumbuhan ekonomi China diperkirakan melambat menjadi 4,5% secara tahunan (year-on-year), yang menyeret tingkat pertumbuhan tahun berjalan (year-to-date) ke angka 4,8%.
Angka-angka ini berpotensi mempertegas jarak pemisah antara performa ekspor yang solid dengan kelesuan permintaan domestik. Terkait hal tersebut, penjualan ritel China yang dirilis pada hari yang sama diperkirakan kembali merosot pada bulan Juni, setelah pada Mei lalu mencatat penurunan untuk pertama kalinya sejak tahun 2022.
Negara lain yang juga akan merilis angka PDB pada pekan ini adalah Singapura, di mana pertumbuhannya diperkirakan sedikit melambat, serta Malaysia.
India akan memperbarui tren harga dengan merilis indeks harga konsumen (IHK) bulan Juni pada hari Senin. Indikator tersebut diproyeksikan melonjak ke posisi 4,3%, yang akan menjadi laju tercepat sejak tahun 2024. Angka itu sejatinya masih di bawah target Bank Sentral India sebesar 5,1% untuk tahun fiskal ini, namun berpotensi memicu komentar yang lebih hawkish saat bank sentral menetapkan kebijakan berikutnya pada 5 Agustus mendatang.
Australia merilis sepasang indikator sentimen; Indeks Kepercayaan Konsumen Westpac baru-baru ini merosot ke level terendah dalam dua tahun, sementara angka kepercayaan bisnis NAB diperkirakan tetap negatif untuk bulan kelima berturut-turut.
India akan merilis tingkat pengangguran bulan Juni pada hari Rabu, sedangkan data perdagangan luar negeri dijadwalkan rilis sepanjang pekan ini dari China, Singapura, dan India.
Eropa, Timur Tengah, dan Afrika
Inggris akan menjadi pusat perhatian dengan rilis PDB bulanan pada hari Kamis yang kemungkinan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang masih terbatas, dibersamai oleh sejumlah kemunculan para pengambil kebijakan.
Menteri Keuangan Rachel Reeves akan menyampaikan apa yang kemungkinan menjadi pidato tahunan terakhirnya di Mansion House, London pada hari Selasa. Hal ini mengingat Andy Burnham tidak menunjukkan tendensi untuk mempertahankannya setelah penunjukannya yang kian dekat sebagai perdana menteri.
Gubernur Bank of England (BOE) Andrew Bailey akan berbicara pada acara yang sama, setelah sebelumnya memberikan kesaksian di hadapan Parlemen mengenai penilaian stabilitas keuangan terbaru dari lembaganya. Selain itu, kepala ekonom BOE Huw Pill dijadwalkan tampil pada hari Senin dan Rabu.
Di zona euro, masa tenang menjelang keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) berikutnya akan dimulai pada hari Kamis. Sebelum itu, jajaran pembicara yang akan tampil mencakup anggota Dewan Eksekutif Isabel Schnabel pada hari Senin dan Gubernur Bank Italia Fabio Panetta pada hari Rabu.
Data produksi industri zona euro untuk bulan Mei akan hadir pada hari Rabu, disusul oleh angka perdagangan dan laporan akhir inflasi pada hari-hari berikutnya.
Di Swiss, bank sentral pada hari Rabu akan menerbitkan rangkuman diskusi seputar keputusan kuartalan bulan Juni mereka. Sementara di Eropa Timur, inflasi Rumania pada hari Senin serta potensi pembahasan rancangan undang-undang anggaran di Bulgaria akan menjadi bagian dari sorotan utama.
(bbn)































