Saham Asia Diprediksi Turun Usai Sentimen Terhadap AI dan The Fed
News
02 July 2026 06:01

Toby Alder - Bloomberg News
Bloomberg, Saham-saham di Asia diprediksi akan turun pada Kamis ini (02/07/2026). Hal ini dipicu aksi jual di kalangan produsen chip Amerika Serikat yang membebani sentimen pasar, sementara para investor menelaah pernyataan terbaru dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh.
Indeks saham berjangka Australia, Jepang, dan Korea Selatan mengindikasikan penurunan pada pembukaan pasar setelah saham AS melemah semalam.
Indeks S&P 500 turun 0,2%, sementara Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi merosot 1,5%. Indeks saham semikonduktor anjlok 6,3%. Imbal hasil obligasi Treasury dua tahun sedikit turun dan harga minyak melemah setelah AS menyatakan bahwa pembicaraan tidak langsung dengan Iran berjalan konstruktif.
Berbicara di forum tahunan Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra, Portugal, Warsh mengatakan ekspektasi inflasi telah melambat selama sebulan terakhir. Ia juga menegaskan kembali komitmen Fed untuk memulihkan stabilitas harga, memperkuat ekspektasi bahwa pembuat kebijakan tidak terburu-buru menaikkan suku bunga.



























