Logo Bloomberg Technoz

Bentuk iPhone lipat sudah banyak beredar dimana salah satu leaker, Yeux1122, pernah mengungkap bahwa Apple merancang perangkat dengan ketebalan 9,23 mm (dalam keadaan terlipat) atau lebih tipis dari info yang beredar sebelumnya di sekitar 9,6 mm. Sementara untuk kapasitas baterai rumor sempat berhembus berada pada kisaran lebih dari 5.500 mAh.

Piranti layar iPhone Ultra disebut berasal dari Samsung Display, berkaca pada pernyataan Lee Cheong, bos perusahaan dalam sebuah kesempatan yang menyebut telah memproduksi panel OLED untuk perangkat smartphone lipat untuk kliennya di negara wilayah Amerika Utara.

Meski belum resmi, warna untuk iPhone Ultra cenderung konservatif. Apple dikabarkan hanya memilih dua putih-perak dan biru gelap, sekaligus menghindari warna mencolok seperti pada lini iPhone regular lainnya. Masih menurut informasi di lingkungan internal proses, Apple sengaja menghindari warna cerah pada generasi awal perangkat lipatnya.

Strategi itu dinilai mirip dengan pendekatan Apple saat pertama kali meluncurkan iPhone X pada 2017 lalu yang hanya hadir dalam dua warna utama, yakni Silver dan Space Gray. “Sumbernya tidak mengklarifikasi warna yang tepat dari warna kedua.”

Bulan lalu rumor lain terkuat bahwa Apple bakal membanderol iPhone lipatnya dengan harga mulai dari sekitar US$2.000 agar dapat tetap bersaing dengan Galaxy Fold seri terbaru dari Samsung Electronic asal Korea Selatan. iOS 27 juga menjadi sistem operasi default untuk iPhone Ultra,

(mft/wep)

No more pages