Logo Bloomberg Technoz

Yang kemudian disanggupi oleh Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

"Siap, laksanakan," jawab Bahlil.

Prabowo lantas mengatakan bahwa para pakar yang pintar akan meragukan dan mengkritik target 100 GW PLTS dalam dua tahun tersebut lantaran terlalu ambisius.

"Aku tidak tanya laksankan, bisa enggak? Kita akan dihujat, pakar-pakar yang pintar akan bilang: mana mungkin. iya kan? Mana mungkin. Saya kasih tahu siap-siap kita akan dihujat pakar-pakar yang pintar-pintar itu," tuturnya.

Sebelumnya, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Jisman P Hutajulu menyebut pemerintah terus mematangkan target proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GW). 

Jisman menambahkan bahwa pada tahap pertama, pemerintah menargetkan proyek dibangun sebesar 17 GW. 

“Komitmen pemerintah menuju pemerataan energi terbarukan di tempat terpencil. Mulai dari pengembangan PLTS 100 GW. Pak Rizal [Direktur Manajemen Pembangkitan PLN] kita sudah sampaikan, tahap awal adalah 17 GW,” ungkap Jisman dalam agenda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Jakarta, Rabu (20/5/2026). 

Jisman mengungkap bahwa dibandingkan dengan pembangkit lain, PLTS dinilai tidak memiliki teknologi yang terlalu kompleks atau rumit, sehingga target 17 GW tahap pertama dirasa bisa tercapai. 

“Rasanya sih saya yakin, kami juga membuka peluang sebesar-besarnya pada pengusaha muda Indonesia untuk berinvestasi [dalam PLTS)]," katanya.

Di sisi lain, Direktur Manajemen Pembangkitan PL, Rizal Calvary mengatakan target 17 GW tahap pertama PLTS dibidik selesai secepatnya. Meski begitu, Rizal menambahkan PLN menargetkan tahap pertama ini bisa selesai pada tahun 2028 mendatang.

“Tahun 2028, tapi kalau bisa secepatnya,” ujar Rizal saat ditemui. 

Dia juga menyakinkan bahwa listrik yang berasal dari PLTS 100 GW ini 100% akan diserap oleh PLN dengan harga US$6 per kWh. 

“Harganya kemarin 6 dolar per kWh, dan mereka [produsen PLTS] udah oke,” katanya.

(ros)

No more pages