Logo Bloomberg Technoz

HashMicro Perkenalkan Hashy OS, Standar Baru Adopsi AI Enterprise


(Dok. Hash Micro)
(Dok. Hash Micro)

Bloomberg Technoz, Jakarta - HashMicro, perusahaan enterprise software terkemuka di Asia Pasifik, memperkenalkan Hashy OS, sebuah AI Operating System (OS) yang dirancang untuk membantu perusahaan bekerja bersama AI dalam satu workspace terpadu. Dibangun di atas ekosistem HashMicro, Hashy OS memungkinkan pengguna mengakses data perusahaan, menjalankan instruksi, serta mengelola pekerjaan lintas fungsi bisnis melalui percakapan alami.

Seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan di dunia bisnis, perusahaan mulai menyadari bahwa tantangan terbesar bukan lagi sekadar menggunakan AI, melainkan mengintegrasikannya ke dalam operasional sehari-hari. Banyak solusi AI saat ini masih berdiri di luar sistem inti perusahaan sehingga tidak memiliki konteks bisnis, bekerja dengan data yang terpisah, dan berhenti pada tahap memberikan jawaban tanpa mampu membantu mengeksekusi pekerjaan.

Hashy OS dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan AI sebagai bagian dari sistem operasional perusahaan. Terintegrasi langsung dengan ERP HashMicro, Hashy OS memahami konteks bisnis berdasarkan data operasional yang dimiliki perusahaan, sehingga mampu memberikan jawaban yang lebih relevan sekaligus membantu menyelesaikan pekerjaan lintas departemen tanpa harus berpindah aplikasi.


"Tantangan perusahaan saat ini bukan lagi bagaimana menggunakan AI, melainkan bagaimana membuat AI bekerja sebagai satu kesatuan. Ketika setiap AI memiliki konteksnya sendiri, organisasi tetap harus mengandalkan manusia untuk menginterpretasikan informasi dan mengoordinasikan pekerjaan," ujar Lusiana, Chief Business Development Officer HashMicro. "Hashy OS menyatukan AI coworkers, enterprise knowledge, dan workflow dalam satu platform, sehingga AI dapat berkolaborasi lintas fungsi dan membantu pekerjaan berjalan dari awal hingga akhir."

Hashy OS dibangun di atas empat kapabilitas utama. Nexus berfungsi sebagai integrated intelligence layer yang menyatukan pengetahuan perusahaan dari berbagai modul dan sumber data sehingga AI dapat memahami konteks bisnis secara menyeluruh. Coworkers membantu menjalankan berbagai pekerjaan operasional, mulai dari menganalisis data, menyusun ringkasan laporan, melakukan rekonsiliasi, hingga mengoordinasikan tindak lanjut lintas divisi. Melalui Hashy Apps, perusahaan dapat membangun dashboard, workflow, maupun aplikasi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis tanpa harus melalui proses pengembangan yang panjang. Sementara itu, Hashy Hub dilengkapi dengan Model Context Protocol (MCP) sehingga Hashy OS dapat terhubung dengan berbagai aplikasi dan layanan eksternal, jadi AI dapat bekerja lintas sistem dalam satu ekosistem yang terintegrasi.