Fokus utama penggunaan dana tersebut adalah rencana pengambilalihan PT Sari Murni Abadi, perusahaan yang memproduksi makanan ringan dengan merek Momogi.
Adapun sisa dana akan dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja, termasuk pembelian bahan baku dan bahan kemasan, kegiatan riset dan pengembangan produk, serta pemasaran dan ekspansi pasar.
Terkait aksi korporasi ini, perseroan sebelumnya telah menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) terkait rencana pengambilalihan sebanyak-banyaknya 99,99% saham Momogi Group pada awal Mei lalu. Transaksi akan efektif setelah seluruh kondisi prasyarat terpenuhi.
Direktur Utama COCO Sugianto Soenario mengatakan bahwa akuisisi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan perseroan sekaligus memperluas bisnis ke sektor food and ingredients.
"Kami melihat adanya potensi sinergi yang besar dari sisi pengembangan produk, distribusi, hingga perluasan pasar. Melalui transaksi ini, Win&Co Group juga akan memperluas bisnis Perseroan menjadi food and ingredients dengan akses ke dua pasar dengan pertumbuhan konsumsi tercepat di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Vietnam,” ujar Sugianto dalam keterangannya, dikutip Senin (6/7/2026).
Lebih lanjut, COCO menilai akuisisi tersebut berpotensi menciptakan sinergi dari sisi portofolio produk, jaringan distribusi, hingga akses pasar internasional di sejumlah negara berkembang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika.
(cpa/naw)

































