Survei Bloomberg: Ekspor Melambat, Impor Tetap Bergairah
Redaksi
01 July 2026 06:56

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kinerja perdagangan Indonesia diperkirakan memasuki fase normalisasi pada Mei 2026. Konsensus yang dihimpun Bloomberg terhadap 21 ekonom dan analis memperkirakan pertumbuhan ekspor RI melambat menjadi hanya 3,75% secara tahunan, lebih rendah dari 21,98% pada April.
Di sisi lain, impor diperkirakan masih tumbuh relatif tinggi sebesar 18,26%.
Jika proyeksi tersebut benar-benar terjadi, perlambatan ekspor dapat memunculkan kekhawatiran bahwa mesin pertumbuhan ekonomi Ibu Pertiwi seperti mulai kehilangan tenaga.
Namun, sejatinya data ini juga menggambarkan bahwa struktur pertumbuhan ekonomi sedang bergeser. Ketergantungan terhadap dorongan eksternal sepertinya mulai berkurang, sementara aktivitas domestik pelan-pelan mengambil peran yang lebih besar.
Dengan angka impor yang terlihat lebih kuat, memberi sinyal bahwa roda industri domestik masih berputar. Perusahaan masih tercatat melakukan pembelian bahan baku untuk memenuhi produksi, sementara investasi pada mesin dan peralatan menunjukkan dunia usaha masih punya keyakinan terhadap prospek ekonomi RI.


























