Arus Kapal di Hormuz Membaik, Harga Minyak Dunia Bergerak Stabil
News
01 July 2026 06:40

Nicholas Lua - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia bergerak stabil setelah mencatatkan penurunan kuartalan terbesar sejak era pandemi Covid-19. Para pelaku pasar kini memantau ketat perkembangan pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta pulihnya jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$70 per barel setelah anjlok hampir sepertiga sepanjang tiga bulan terakhir, sementara Brent ditutup di bawah US$73 per barel. Qatar menyatakan Jared Kushner dan Steve Witkoff telah tiba di Doha sebagai bagian dari negosiasi damai yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, ketika kedua negara berupaya meredakan ketegangan di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan negara-negara produsen minyak di Teluk Persia dengan pasar global.
Harga minyak terus melemah dalam beberapa hari terakhir karena pihak-pihak yang bertikai melanjutkan pembahasan untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih permanen, meskipun serangan-serangan terbaru di sekitar Selat Hormuz sempat mengganggu jalannya negosiasi. Lalu lintas kapal tanker minyak kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan meningkat sejak AS dan Iran saling melancarkan serangan pada akhir pekan lalu.
"Kami memperkirakan pada akhir Juli persoalan ini akan selesai," kata Samantha Dart, salah satu kepala riset komoditas global di Goldman Sachs Group Inc. "Begitu arus pelayaran di Selat Hormuz kembali normal, kami memperkirakan pasar akan memasuki kondisi kelebihan pasokan."






























