Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Menguat Saat Yen Jatuh ke Titik Terlemah 40 Tahun

News
30 June 2026 07:30

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Rob Verdonck dan Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Selasa, menempatkan indeks acuan regional berada di jalur kinerja kuartal terbaiknya dalam 17 tahun terakhir menyusul reli pada saham-saham sektor teknologi. Di sisi lain, mata uang yen Jepang melemah hingga menyentuh level terendah dalam empat dekade terakhir terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Saham di Jepang dan Korea Selatan menguat, mendorong Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5%. Menjelang hari perdagangan terakhir kuartal ini, indeks regional tersebut telah mencatat kenaikan 20%. Bursa Asia mengikuti penguatan Wall Street, di mana reli saham produsen chip mengangkat indeks S&P 500 sebesar 1,2% dan Nasdaq 100 hampir dua kali lipat lebih tinggi pada Senin.


Di sisi lain, yen diperdagangkan di kisaran 161,93 per dolar AS pada awal perdagangan Selasa, setelah sempat melemah ke level 161,98 saat perdagangan di New York. Pelemahan mata uang Jepang ke level terendah sejak 1986 diperkirakan akan memicu kekhawatiran di Jepang dan membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap kemungkinan intervensi pemerintah di pasar valuta asing.

Kebangkitan saham global pada hari Senin setelah aksi jual sektor kecerdasan buatan (AI) baru-baru ini menempatkan pasar ekuitas berada di jalur kuartal terbaiknya dalam enam tahun terakhir. Para investor kini mengalihkan fokus mereka pada ketegangan geopolitik serta data ekonomi penting yang dapat memberikan petunjuk apakah Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Grafik pergerakan Yen Jepang. (Sumber: Bloomberg)