Logo Bloomberg Technoz

Menghitung Harga Gas yang Wajar bagi Industri di Indonesia

Sabrina Mulia Rhamadanty
29 June 2026 14:40

Pembangunan Rampung, ESDM Resmikan Pengaliran Perdana Gas di Pipa Cisem 2 (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Pembangunan Rampung, ESDM Resmikan Pengaliran Perdana Gas di Pipa Cisem 2 (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi senior industri minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo membeberkan simulasi perhitungan matematis terkait dengan harga gas yang ideal dan wajar di tingkat industri, baik yang bersumber dari gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) maupun gas pipa langsung dari reservoir.

Menurut Hadi, penentuan harga ini sangat bergantung pada sumber gas dan rantai pasoknya. Jika melihat opsi gas LNG, formulasinya akan dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah dunia.

"Dengan asumsi saat ini harga minyak di level US$90/barel rata-rata, dan dengan slope [persentase pengali] diambil paling mahal sebesar 14%, maka harga gas free on board (FOB) adalah US$12,6/million british thermal unit [MMBtu]," ujar Hadi saat dihubungi, Senin (29/6/2026). 


Biaya Logistik

Lebih lanjut, Hadi juga memerinci komponen biaya logistik LNG hingga sampai ke tangan pembeli. 

Tanker LNG./dok. Bloomberg