Bahlil: Biaya Hulu-Hilir LNG Akan Dipangkas, Jaga Lapangan Kerja
Sabrina Mulia Rhamadanty
29 June 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan akan memangkas biaya hulu dan hilir dari produksi gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) untuk menekan harga yang harus dikeluarkan industri.
“Semuanya kena [pemotongan]. Jadi bagian pemerintah dari hulunya, itu kan ada bagian pemerintah. Kemudian di hilir juga kita minta mereka untuk turunkan cost Pertamina. Kita juga turunkan. Jadi baik dari kontraktor kontrak kerja sama [K3S]-nya, pemerintahnya, maupun dari PGN juga kena pemotongan,” ungkap Bahlil kepada awak media di gedung parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Bahlil menjelaskan, sebelumnya harga LNG industri berada sekitar US$20—US$23/MMBtu. Kemudian, pemerintah memutuskan memangkas harga menjadi US$13/MMBtu, atau terdapat pemangkasan sebesar US$10.
Bahlil juga menegaskan ketentuan harga ini berlaku sejak diumumkannya harga LNG, hari ini, Senin (29/6/2026). “Mulai saya ngomong ini [berlaku],” ungkapnya.
Ancaman PHK




























