Logo Bloomberg Technoz

Purbaya mengajak perusahaan Korsel mengintegrasikan keunggulan teknologinya dengan kekayaan mineral kritis Indonesia, yang saat ini menguasai sekitar 50 hingga 60% pasokan nikel global, untuk membangun ekosistem baterai yang terintegrasi dan tangguh.

Sebagai strategi kelima, Kementerian Keuangan menjamin komitmen penuh pemerintah terhadap peningkatan kepastian kebijakan, pengelolaan fiskal yang sehat, pertumbuhan hijau yang berkelanjutan, serta lingkungan regulasi yang kompetitif bagi investasi jangka panjang.

“Saya sangat yakin bahwa kerja sama yang lebih dalam dengan Korea Selatan melalui kerangka perdagangan yang maju, pembiayaan infrastruktur strategis, dan ekosistem baterai sirkular yang berkelanjutan akan memberikan manfaat yang berarti bagi kedua negara,” ujar Purbaya. 

Di sisi lain, Bendahara Negara tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga resiliensi ekonomi nasional. Dia juga memaparkan fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah bayang-bayang ketidakpastian global.

Pada kuartal I-2026, ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang tangguh sebesar 5,61% disertai tingkat inflasi yang relatif terkendali di angka 3,08%. 

"Kinerja ekonomi Indonesia tetap lebih kuat dibandingkan beberapa negara sejawat lainnya. Resiliensi ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan inflasi yang relatif rendah," ujar Purbaya.

Ketahanan ekonomi ini turut didukung oleh surplus neraca perdagangan yang berhasil dipertahankan selama 72 bulan berturut-turut hingga April 2026, dengan cadangan devisa yang setara dengan 5,5 bulan impor. Di sektor finansial, penyaluran kredit juga terus tumbuh pada kisaran angka ganda yang didukung oleh amannya likuiditas sistem keuangan.

(mfd/ell)

No more pages