Dalam konteks peristiwa tersebut, lanjut Wahyutama, menjadi cukup beralasan bilamana langkah safari politik Jokowi diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa Jokowi tidak berdiam diri dan siap memberikan bantuan dukungan bagi Gibran.
Wahyutama menilai langkah safari ini juga semacam menjadi peringatan dari Jokowi bagi pihak-pihak yang hendak menenggelamkan Gibran.
“Gibran dan PSI sulit dipisahkan, mengingat adik Gibran adalah Ketua Umum PSI, yakni Kaesang Pangarep. Gibran juga menjadi pembawa utama citra PSI selain Jokowi. Membesarkan PSI, juga berarti menggalang mesin politik pendukung Gibran,” ujarnya.
Jokowi resmi memulai kegiatan safari politik bersama PSI pada hari ini. Rencananya, Jokowi bakal mengikuti serangkaian agenda bersama PSI di Lampung selama tiga hari. Setelah Lampung, Jokowi bakal ke Nusa Tenggara Timur dan Jawa Barat.
(wep)




























