Logo Bloomberg Technoz

ESDM Ungkap Distribusi CNG Bakal Mirip LPG, Dikelola Pertamina?

Azura Yumna Ramadani Purnama
26 June 2026 18:45

Rambu-rambu gas alam terkompresi (CNG) di stasiun pengisian bahan bakar Grup Adani./Bloomberg-Dhiraj Singh
Rambu-rambu gas alam terkompresi (CNG) di stasiun pengisian bahan bakar Grup Adani./Bloomberg-Dhiraj Singh

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan pola distribusi gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) bakal mengikuti sistem distribusi gas alam cair atau liquified petroleum gas (LPG).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan pada pola distribusi CNG tabung 3 kilogram (kg) bakal terdapat fungsi agen penyalur dan pangkalan penyaluran, serupa dengan sistem distribusi LPG.

Dia juga mengatakan pola distribusi CNG tersebut seharusnya dikerjasamakan dengan PT Pertamina (Persero). Namun, dia belum dapat mengungkapkan kepastiannya.


“Kan memang polanya ini nanti mengikuti pola LPG. Di mana ada fungsi agen, ada fungsi pangkalan, ya itu memang harus dikerjasamakan dengan Pertamina. Maksudnya pola yang dijalankan untuk CNG itu persis seperti salah satu bentuknya seperti pola distribusi LPG,” kata Laode kepada awak media, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (26/6/2026).

Pekerja menanta tabung gas LPG subsidi 3kg di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Laode mengungkapkan nantinya masyarakat tidak perlu membeli tabung CNG 3 kg, melainkan dipinjamkan oleh badan usaha (BU) dan dapat diisi ulang.