Berbeda dengan University of Oxford maupun University of Cambridge yang memiliki cakupan disiplin ilmu lebih luas, Imperial hampir sepenuhnya berfokus pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), sehingga menjadi salah satu universitas terbaik dunia untuk pendidikan dan riset di bidang sains, teknologi, teknik, dan kedokteran.
Reputasi kampus ini tercermin dalam berbagai pemeringkatan internasional. Dalam QS World University Rankings 2027, Imperial College London menempati peringkat kedua dunia, sekaligus menjadi universitas terbaik di Inggris dan Eropa. Sementara itu, pada Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, kampus tersebut berada di peringkat kedelapan dunia.
Kemitraan dengan Imperial College menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan perwakilan universitas tersebut.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan kerja sama itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, terutama pendidikan kedokteran.
"Jadi Imperial College sedang membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun kemitraan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokterannya," ujar Brian.
Menurut Brian, Imperial College juga akan dilibatkan dalam rencana Presiden Prabowo mendirikan 10 universitas kedokteran dan sains. Bentuk kolaborasi yang dibahas meliputi penyusunan kurikulum, peningkatan standar pengajaran, penelitian bersama (joint research), hingga program visiting professor.
"Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 universitas kedokteran dan sains. Nantinya akan banyak dibantu oleh Imperial College. Jadi nanti kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya," kata Brian.
Ia menilai kerja sama tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas pengajaran, penelitian, sekaligus memperkuat daya saing perguruan tinggi nasional di tingkat global.
"Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkatnya sangat tinggi di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran dan penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga meningkatkan peringkat kampus-kampus kita di dunia," ujarnya.
(dec)






























