Logo Bloomberg Technoz

Pengujian Sepeda Motor Listrik Hasil Konversi Diadakan Keliling

Sultan Ibnu Affan
29 July 2023 11:10

Gelar Konversi Sepeda Motor Listrik (Dok Kemenhub)
Gelar Konversi Sepeda Motor Listrik (Dok Kemenhub)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan layanan pengujian sepeda motor listrik hasil konversi melalui mobil alat uji non-statis yang dapat berpindah-pindah tempat. Diketahui pemerintah memang sedang menggalakkan konversi motor listrik yang dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Acara dengan tajuk "Gelar Konversi Sepeda Motor Listrik Perdana" kemudian diadakan di Kementerian ESDM yang dihadiri oleh  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
 
Mobil alat uji non-statis akan digunakan untuk pengujian tipe motor listrik hasil konversi dan kendaraan selain sepeda motor melalui 25 Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang tersebar sejumlah wilayah di Indonesia. Layanan mobil alat uji ini dilakukan di area terbuka yang bidangnya datar dengan perkerasan yang cukup dengan ukuran luas kurang lebih 200 meter sehingga diharapkan akan semakin mudah diakses dan semakin masif.
 
“Semua pihak harus memberikan dukungan dan memberikan contoh. Kami saat ini memiliki 1 pusat pengujian di Bekasi dan 25 BPTD. Nantinya pihak swasta, Badan Layanan Umum (BLU) dan bengkel konversi yang sudah terakreditasi A juga dapat melakukan pengujian,” ujar Menhub Budi dalam keterangan resmi yang dikirimkan pada Sabtu (29/7/2023).

Gelar Konversi Sepeda Motor Listrik (Dok Kemenhub)


 
Penyediaan layanan pengujian melalui mobil non-statis ini adalah tanggung jawab Kemenhub untuk memastikan kendaraan yang akan dioperasikan laik jalan dan memenuhi persyaratan teknis khususnya terkait aspek keselamatan.
 
Jenis pengujian kendaraan konversi sepeda motor yang akan dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi di antaranya yaitu pengujian lampu utama, klakson, rem, berat, pemeriksaan konstruksi, pengujian speedometer dan keselamatan fungsional. Selain itu, pengujian juga meliputi perlindungan terhadap sengatan listrik perlindungan kontak langsung, perlindungan kontak tidak langsung, hambatan isolasi dan perlindungan terhadap air.
 
Pemerintah menargetkan program konversi motor listrik yang dicanangkan pemerintah yaitu sebanyak 50.000 unit pada 2023 dan 150.000 unit pada 2024.
 
Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Darat per 27 Juli 2023, tercatat jumlah sepeda motor konversi berdasarkan jumlah Sertifikat Uji Tipe dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe yang terbit yaitu sebanyak 183 unit. Hingga saat ini, terdapat 26 bengkel konversi sepeda motor tersertifikasi. 
 
Pada kegiatan Gelar Konversi Sepeda Motor Listrik Perdana yang diselenggarakan Kementerian ESDM ini akan mengkonversi sepeda motor BBM menjadi sepeda motor listrik sebanyak 100 unit. Diharapkan pada akhir Agustus 2023, seluruh motor selesai dalam proses konversi, proses uji dan perubahan surat kendaraan.
 
Dalam acara juga dilakukan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri ESDM - Menteri Perhubungan - Kepala Kepolisian tentang Percepatan Layanan Program Konversi Sepeda Motor Dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.