Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Tegaskan Belum Akan Kerek Harga Batu Bara DMO, Baru Kajian

Azura Yumna Ramadani Purnama
23 June 2026 10:00

Tambang PT Arutmin Indonesia (Dok. Arutmin)
Tambang PT Arutmin Indonesia (Dok. Arutmin)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan hingga saat ini belum memutuskan kenaikan harga batu bara untuk program wajib pasok domestik atau domestic market obligation (DMO).

Bahlil mengatakan Kementerian ESDM masih melakukan kajian ihwal rencana revisi harga pasok domestik atau domestic price obligation (DPO) tersebut.

Dengan begitu, dia menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan yang diambil kementerian terkait dengan revisi harga batu bara DMO.


“Tidak ada, [harga batu bara] DMO tetap. Kita masih kaji, belum ada keputusan,” kata Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (22/6/2026).

Harga Batu Bara Asia Naik ke Level Tertinggi Sejak Agustus 2024. (Bloomberg)

Dalam kesempatan itu, Bahlil menyampaikan PT PLN (Persero) masih mengalami kekurangan pasokan batu bara sekitar 20 juta ton, dari total kebutuhan sebesar 154 juta ton.