Goolsbee mengatakan sangat penting bagi The Fed untuk menilai apakah guncangan sementara, seperti tarif atau lonjakan harga energi akibat perang di Iran, merupakan satu-satunya faktor yang mendorong inflasi. Ia menyebut kenaikan harga jasa, yang tidak terkait dengan guncangan-guncangan tersebut, sebagai hal yang “mengkhawatirkan” dan mengatakan tekanan di sektor itu sering kali lebih persisten.
Pertemuan pekan lalu dari Federal Open Market Committee merupakan yang pertama bagi Kevin Warsh, yang dilantik sebagai ketua pada Mei. Kepala The Fed tersebut mengatakan ingin mereformasi institusi itu dan telah mengumumkan lima gugus tugas di bidang-bidang utama kebijakan moneter, termasuk komunikasi dan neraca bank sentral.
Goolsbee mengatakan ia bersimpati dengan pandangan Warsh bahwa bank sentral tidak seharusnya memberikan terlalu banyak panduan mengenai kemungkinan langkah para pembuat kebijakan terhadap suku bunga di masa depan. Menurutnya, prediksi yang keliru mengenai arah perekonomian dapat merusak kredibilitas bank sentral.
(bbn)
































