Logo Bloomberg Technoz

Para pelancong terpaksa mengantre di bawah terik matahari yang menyengat di luar Colosseum, seiring cuaca panas di Kota Roma yang mengubah agenda tamasya menjadi ujian ketahanan fisik. Sebagian wisatawan mencoba mencari perlindungan di area bawah tanah yang lebih sejuk di bawah sisa-sisa reruntuhan Kuil Claudius yang setengah tersembunyi.

Di kota Bologna yang terletak di wilayah utara—salah satu kota terpanas di semenanjung tersebut—warga tampak membasuh wajah mereka di Air Mancur Neptunus yang dibangun sejak abad ke-16, sementara yang lain memilih berteduh di bawah naungan selasar bangunan.

Di Spanyol, federasi sepak bola setempat memutuskan untuk menutup total zona suporter (fan zone) layar raksasa yang telah mereka siapkan di alun-alun Plaza de Colon, Madrid. Keputusan ini memaksa para pendukung untuk menonton laga Piala Dunia antara Spanyol melawan Arab Saudi di tempat lain. Ironisnya, kedua tim yang bertanding justru akan menikmati fasilitas stadion ber-AC di Atlanta, AS, yang sebagian dayanya dipasok oleh panel surya.

Para ilmuwan menyatakan bahwa perubahan iklim telah membuat gelombang panas menjadi lebih sering terjadi dan jauh lebih intens di seluruh Eropa. Fenomena ini meningkatkan risiko darurat kesehatan serta gangguan aktivitas ekonomi selama bulan-bulan musim panas.

Dampak kerugian ekonomi akibat cuaca ekstrem ini pun kini mulai menarik perhatian serius.

Gubernur Bank Sentral Prancis (Bank of France), Emmanuel Moulin, menyatakan bahwa efek jangka pendek gelombang panas terhadap pertumbuhan ekonomi memang "sedikit ambigu" karena mencakup penurunan produktivitas sekaligus lonjakan penggunaan energi. Namun, ia memperingatkan bahwa dalam jangka menengah, gelombang panas jelas akan sangat membebani aktivitas perekonomian.

(del)

No more pages