Logo Bloomberg Technoz

Baron menyatakan kapal Pertamina Pride mentah memang direncanakan mengangkut minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri. Kapal tersebut seharusnya mengirimkan minyak mentah ke Kilang Cilacap.

Adapun, Gamsunoro sedang disewakan ke pihak ketiga dan perseroan menggunakan jasa manajemen kapal.

“Kami prioritas adalah ke keselamatan dari awak, kargo, dan juga kapalnya. Itu sebagai aset dari Pertamina,” tegas Baron.

Dia juga berharap tidak terdapat masalah yang membuat dua kapal tersebut terkendala kembali menjalankan tugas pengirimannya.

Insyaallah enggak ada masalah. Mohon doanya yang terbaik buat ketahanan energi di masyarakat,” tutur dia.

Harga minyak menuju penurunan mingguan yang signifikan setelah kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran membuat pelayaran melalui Selat Hormuz mulai kembali normal, meredakan guncangan pasokan terbesar yang pernah dialami pasar minyak mentah global.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun mendekati US$75 per barel, dengan kontrak tersebut telah merosot lebih dari 9% sepanjang pekan ini. Brent ditutup di bawah US$80 per barel.

Kapal-kapal yang mengangkut minyak yang sebelumnya terjebak mulai meninggalkan jalur perairan tersebut pada Kamis, sementara Kuwait menyatakan akan mulai meningkatkan produksinya.

Komando Pusat AS (US Central Command) mengatakan telah mencabut blokade terhadap lalu lintas kapal menuju dan dari pelabuhan serta wilayah pesisir Iran.

Sementara itu, Joint Maritime Information Center, sebuah badan informasi maritim utama, menyarankan kapal-kapal yang ingin melintasi jalur perairan tersebut untuk menggunakan rute yang dekat dengan pantai Oman guna menghindari ranjau.

Meskipun harga minyak mentah telah merosot, pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh kemungkinan akan menjadi proses yang rumit dan memakan waktu.

Agar dapat berjalan lancar, proses tersebut harus dikoordinasikan dengan baik, mulai dari penempatan kapal di lokasi yang tepat, pengoperasian kembali sumur minyak, perbaikan infrastruktur, hingga tercapainya kesepakatan mengenai operasi pembersihan ranjau.

Sejumlah pemilik kapal juga masih berhati-hati terhadap kondisi di jalur perairan tersebut dan kawasan Teluk Persia.

Supertanker Pertamina Pride./dok. PIS

Sekadar informasi, PIS sempat melaporkan terdapat empat kapal yang berada di kawasan Timur Tengah ketika konflik antara AS dan Iran pecah.

Antara lain; Gamsunoro di Khor al Zubair, Irak, Pertamina Pride yang tengah melakukan proses muat di Ras Tanura, PIS Rinjani dalam posisi lego jangkar di Khor Fakkan, serta PIS Paragon di Oman.

Dari empat kapal tersebut, dua kapal masih berada di dalam area teluk, yaitu Pertamina Pride yang dikelola NYK dan Gamsunoro yang dikelola Synergy Ship Management.

Sementara itu, PIS Rinjani dan PIS Paragon telah beranjak dari area perairan konflik di Timur Tengah.

Kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga atau third party. Sementara itu, Pertamina Pride sedang dalam misi mengangkut pasokan minyak mentah atau light crude oil untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

-- Dengan asistensi Sultan Ibnu Affan

(azr/wdh)

No more pages