"Rezimnya kan sudah berbeda. Sekarang dipimpin oleh Kepala BGN yang baru. Pasti ada kebijakan, gitu, ada keputusan, ada pertimbangan-pertimbangan yang akan diambil oleh beliau," ujar Setyo.
"Sebenarnya secara tektokan itu mereka sudah komunikasi [KPK dan BGN]. Sudah disampaikan. Artinya bahwa yang paling utama adalah sistem yang harus dirubah. Bahkan segala sesuatunya ya harus transparan, semua pihak harus dilibatkan."
KPK sendiri memberi sinyal akan menghentikan penyelidikan terhadap dugaan korupsi pada program MBG. Lembaga antirasuah tersebut menyerahkan proses hukum ke Kejaksaan Agung yang telah memulai penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025-2026.
Saat ini, penyidik Jampidsus sudah menetapkan lima orang tersangka. Mereka adalah Kepala BGN 2024-2026 Dadan Hindayana; Wakil Kepala BGN 2025-2026 Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung; pihak swasta bernama Asep Yusuf Somantri; serta Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Andri Mulyono.
(dov/frg)































