Sepanjang masa jabatan pertamanya sebagai presiden, Trump tercatat sudah tiga kali menggelar pertemuan langsung dengan Kim Jong Un. Namun, rangkaian diplomasi tersebut gagal membujuk Kim untuk membatalkan ambisi nuklirnya. Sejak saat itu, Kim justru menjelma sebagai sekutu kunci Presiden Rusia Vladimir Putin dalam perang melawan Ukraina, sembari terus mempercepat penguatan militernya dan menutup rapat pintu dialog dengan Seoul.
Selain berbincang dengan Trump di sela-sela agenda G7, Presiden Lee juga menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Dalam pertemuan tersebut, Lee menyatakan kesiapan Korsel untuk membantu Kanada meningkatkan kapabilitas pertahanan mereka. Saat ini, perusahaan pertahanan Korsel, Hanwha, tengah bersaing ketat dengan perusahaan asal Jerman, Thyssenkrupp Marine Systems, untuk memperebutkan kontrak pengadaan kapal selam Kanada yang bernilai sangat fantastis.
(bbn)
































