BNPB bersama BMKG dan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum valid.
“BNPB akan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan perkembangan penanganan dampak gempa bumi di Sulawesi Tengah secara berkala seiring berlangsungnya proses pendataan dan penanganan di lapangan,” ujarnya.
Selain korban meninggal, jumlah warga terdampak dan kerusakan bangunan terus bertambah seiring berlangsungnya proses pendataan di lapangan.
BNPB mencatat sebanyak 110 kepala keluarga (KK) atau 312 jiwa terdampak gempa. Sebanyak 25 orang mengalami luka ringan, sementara 13 orang lainnya mengalami luka berat.
Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Di daerah ini tercatat 89 KK atau 272 jiwa terdampak. Selain satu korban meninggal dunia, terdapat 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.
Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong mencatat 21 KK atau 40 jiwa terdampak. Di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, sedangkan satu warga di Kabupaten Poso mengalami luka dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
Dari sisi kerusakan fisik, BNPB mencatat sedikitnya 67 unit rumah terdampak. Rinciannya, 26 rumah mengalami rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat. Selain rumah warga, kerusakan juga terjadi pada enam fasilitas ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu–Sigi–Poso yang mengalami amblas.
Kerusakan terbanyak dilaporkan berada di Kabupaten Sigi. Sebanyak 47 unit rumah terdampak, dengan 23 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat. Di wilayah tersebut juga tercatat enam fasilitas ibadah terdampak, dua gedung perkantoran mengalami kerusakan, satu jembatan terdampak, serta satu unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami kerusakan.
Sementara itu, di Kabupaten Poso tercatat lima unit rumah terdampak dan tiga rumah mengalami rusak ringan. Kabupaten Parigi Moutong melaporkan 15 unit rumah terdampak. Adapun di Kota Palu, kerusakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III yang mengalami keretakan, satu fasilitas umum terdampak, satu hotel mengalami kerusakan, serta satu tempat usaha terdampak. Pendataan di Kabupaten Donggala masih terus berlangsung.
(dec)































