Sebanyak 390 saham menguat, dan 144 saham melemah. Sementara, 184 saham tidak bergerak.
Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, kesepakatan damai Amerika Serikat–Iran yang mendorong penguatan rupiah ke kisaran Rp17.700/US$ serta meredakan kekhawatiran terhadap risiko geopolitik dan harga energi.
“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan seiring terbentuknya pola V-shape recovery dan keberhasilannya kembali bertahan di atas level psikologis 6.000,” papar BRI Danareksa.
Sentimen positif didukung oleh ekspektasi Bank Indonesia (BI) dan The Fed yang diperkirakan mempertahankan suku bunga, serta meredanya risiko geopolitik pasca kesepakatan damai AS-Iran yang mendorong penurunan harga minyak dan penguatan rupiah.
Secara teknikal, momentum rebound masih terjaga selama IHSG bertahan di atas support 6.071–5.931, dengan potensi melanjutkan penguatan menuju resistance 6.300–6.360.
Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BMRI, MDKA, dan SMIL.
Jadi perhatian pasar, menyitir Phintraco Sekuritas, koreksi harga minyak mentah dunia menjadi faktor positif karena meredakan tekanan inflasi dan potensi pelebaran defisit APBN.
Seperti yang dilaporkan Bloomberg News, harga minyak tengah berada di level terendah dalam tiga bulan perdagangan, yang dipicu oleh ekspektasi kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz bakal menggelontorkan gelombang pasokan baru ke pasar global.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan lebih rendah dari US$77 per barel, setelah sempat turun hingga 16% selama empat sesi perdagangan berturut–turut. Sementara itu, harga minyak acuan global Brent ditutup lebih rendah dari level US$79 per barel.
“AS dilaporkan akan mengizinkan Iran untuk segera mulai menjual minyak mentah sesuai dengan ketentuan kesepakatan untuk mengakhiri konflik,” papar Phintraco.
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BMRI, BBCA, MYOR, UNVR, dan ANTM.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, berlanjut turunnya harga minyak mentah seiring tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran, menguatnya nilai tukar rupiah dan naiknya beberapa harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Sementara itu melemahnya sebagian besar Bursa Wall Street dan potensi aksi ambil untuk berpeluang menjadi sentimen negatif di pasar.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.115–5.975 dan resistance 6.395–6.535,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham ANTM, ARCI, BRMS, HRTA, BMRI, dan BBCA.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG lanjut menguat, didorong oleh membaiknya tensi geopolitik, menguatnya sebagian besar komoditas di hari ini, lebih stabilnya pergerakan nilai tukar rupiah, serta berkurangnya tekanan outflow dana asing.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MYOR, PSAB, dan MTEL.
(fad)



























