Logo Bloomberg Technoz

AISI menilai fundamental pasar sepeda motor domestik masih cukup baik. Permintaan dari berbagai segmen, terutama kendaraan untuk kebutuhan mobilitas harian, tetap terjaga sehingga penurunan yang terjadi bersifat sementara. Sigit menambahkan, penjualan diperkirakan kembali membaik seiring normalnya jumlah hari kerja pada bulan berikutnya.

Berdasarkan data AISI, kinerja ekspor sepeda motor dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU) mencapai 54.759 unit, naik sekitar 4,48% dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 52.411 unit.

Ekspor dalam bentuk terurai atau Completely Knocked Down (CKD) mencapai 697.614 unit pada Mei 2026. Angka ini lebih rendah dibanding April yang mencapai 723.220 unit. Sementara itu, ekspor komponen sepeda motor mencatat kinerja terbaik sepanjang lima bulan pertama tahun ini.

Pada Mei 2026, ekspor komponen mencapai 16.577.672 unit, melonjak dari 14.381.642 unit pada April 2026. Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang periode Januari-Mei 2026. 

Berdasarkan data AISI, penjualan domestik sepeda motor sepanjang 2026 menunjukkan fluktuasi cukup tajam. Penjualan pada Januari mencapai 577.763 unit dan meningkat menjadi 587.354 unit pada Februari. Namun pasar kemudian terkoreksi signifikan pada Maret menjadi 448.974 unit.

Memasuki April, penjualan kembali pulih ke level 520.972 unit, sebelum kembali melemah pada Mei menjadi 479.388 unit. Secara kumulatif, penjualan sepeda motor domestik selama Januari-Mei 2026 telah mencapai sekitar 2,61 juta unit.

Di tengah perlambatan pasar dalam negeri, sektor ekspor tetap menjadi salah satu penopang industri sepeda motor nasional. Selama lima bulan pertama 2026, ekspor CBU telah mencapai 266.752 unit, sedangkan ekspor CKD menembus 3,22 juta unit. Untuk ekspor komponen, total pengiriman ke berbagai negara tujuan mencapai lebih dari 67 juta unit sepanjang Januari-Mei 2026.

(ain)

No more pages