"Intinya adalah, serangan-serangan yang kita lakukan kemarin memberikan dampak yang sangat besar, dampak yang luar biasa besar hingga kesepakatan ini bisa tercapai."
Lebih lanjut, Presiden AS tersebut menjelaskan kepada The New York Times bahwa kesepakatan final nantinya akan membatasi Iran untuk hanya melakukan pengayaan uranium pada level rendah yang "tidak akan pernah bisa digunakan untuk kepentingan militer."
Saat ditanya oleh wartawan apakah batasan pengayaan uranium tersebut akan sama dengan kesepakatan era Presiden Barack Obama, yang membatasi pengayaan hingga level 3,67 persen, Trump enggan merinci angka pasti. Ia hanya menegaskan bahwa perjanjian baru ini akan memastikan Iran "hanya dapat melakukan pengayaan untuk tujuan non-militer. Selamanya."
Di sisi lain, Trump juga memberikan peringatan keras kepada para pemimpin Iran terkait isu hak asasi manusia domestik. Ia menegaskan bahwa jika pemerintah Iran membunuh para pengunjuk rasa anti-pemerintah, maka AS akan membatalkan pemulihan atau pencabutan sanksi secara penuh. Ketentuan tegas ini disampaikan Trump secara langsung, meskipun klausul terkait penanganan demonstran tersebut sebenarnya tidak tercantum di dalam draf nota kesepahaman (MoU) resmi.
(del)





























