Logo Bloomberg Technoz

Mongolia Dukung Kebijakan ‘Satu China’, Tolak Kemerdekaan Taiwan

News
14 June 2026 13:45

Presiden Mongolia, Khurelsukh Ukhnaa. (Fotografer: Michael Nagle/Bloomberg)
Presiden Mongolia, Khurelsukh Ukhnaa. (Fotografer: Michael Nagle/Bloomberg)

Bloomberg News 

Bloomberg, Presiden Mongolia Khurelsukh Ukhnaa mengatakan Mongolia teguh berpegang pada prinsip Satu China dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Ulaanbaatar pada 13 Juni, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri China.

Khurelsukh mengatakan Mongolia menganggap Taiwan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari wilayah China dan tidak mendukung bentuk "kemerdekaan Taiwan" apa pun.


Dia menambahkan bahwa isu-isu terkait Hong Kong, Tibet, dan Xinjiang adalah urusan internal China, kata kementerian tersebut. 

Dia juga mengatakan Mongolia tidak akan mengambil tindakan yang merugikan kepentingan China dan bahwa perdagangan bilateral diperkirakan akan mencapai US$20 miliar tahun ini.