Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah faktor disebut menjadi penyebab mundurnya jadwal peluncuran. Salah satunya adalah tantangan rantai pasokan, termasuk ketersediaan panel OLED berukuran besar serta komponen memori yang dibutuhkan untuk generasi MacBook berikutnya.

Kondisi tersebut membuat Apple diyakini memilih untuk tidak terburu-buru merilis produk baru yang berpotensi mengubah pengalaman penggunaan Mac selama puluhan tahun terakhir.

Meski mengusung layar sentuh, Apple diperkirakan tidak akan mengubah konsep dasar MacBook. Keyboard dan trackpad tetap menjadi metode input utama, sementara layar sentuh hadir sebagai fitur tambahan untuk aktivitas tertentu seperti menggambar, mengedit foto, menavigasi aplikasi, atau menjalankan pekerjaan kreatif yang membutuhkan interaksi langsung dengan layar.

Persiapan menuju era MacBook layar sentuh juga mulai terlihat pada sisi perangkat lunak. Beberapa pengamat menemukan indikasi bahwa macOS generasi terbaru telah mengadopsi elemen antarmuka yang lebih ramah sentuhan.

Apple juga dikabarkan mengembangkan antarmuka adaptif yang dapat menyesuaikan tampilan berdasarkan metode input yang digunakan pengguna.

Kendati demikian, Apple disebut tetap mempertahankan pemisahan antara Mac dan iPad. MacBook layar sentuh akan tetap menjalankan sistem operasi macOS, sedangkan iPad tetap menggunakan iPadOS. Strategi ini memungkinkan Apple menghadirkan fitur layar sentuh tanpa menghilangkan identitas masing-masing perangkat.

(mef/wep)

No more pages