Keuntungan besar yang diraih produsen AS dari kenaikan harga minyak membantu mengimbangi lonjakan impor barang modal terkait pembangunan pusat data di AS. Impor komputer, aksesori komputer, peralatan telekomunikasi, dan semikonduktor melonjak 83% pada April dibanding setahun sebelumnya.
Perang juga menambah volatilitas perdagangan bulanan setelah perubahan kebijakan tarif yang terus berganti sepanjang 2025 di bawah Presiden AS Donald Trump. Banyak tarif tersebut dibatalkan Mahkamah Agung AS pada Februari, tetapi pemerintahan Trump kemudian mengusulkan tarif baru minimal 10% terhadap impor dari 60 mitra dagang.
Survei terbaru para purchasing manager menunjukkan perusahaan-perusahaan AS mulai menimbun barang untuk mengantisipasi kenaikan harga terkait perang. Fenomena itu mengulang lonjakan impor tahun lalu menjelang penerapan tarif “Liberation Day” Trump.
Ekonom Bloomberg Troy Durie mengatakan pertumbuhan impor April terkonsentrasi pada produk terkait AI, menandakan ekspansi pembangunan infrastruktur AI masih berlangsung kuat. Di sisi lain, ekspor meningkat karena lonjakan pengiriman produk minyak bumi untuk menutup kekurangan pasokan global akibat penutupan Selat Hormuz.
Laporan tersebut juga akan menjadi bahan dalam negosiasi lanjutan Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada yang diperkirakan melewati tenggat perpanjangan 1 Juli. Defisit perdagangan barang AS dengan Meksiko menyempit seiring ekspor ke negara itu mencapai rekor tertinggi, sementara defisit dengan Kanada justru melebar.
Sementara itu, defisit perdagangan barang AS dengan China menyempit. Sebaliknya, defisit dengan Vietnam, salah satu negara yang paling diuntungkan dari pergeseran rantai pasok sejak ketegangan dagang AS-China pada masa jabatan pertama Trump melebar.
Ekspor jasa perjalanan, atau belanja wisatawan asing di AS, turun pada April ke level terendah dalam lebih dari dua tahun, sehingga menekan total ekspor jasa.
Setelah disesuaikan dengan inflasi, defisit perdagangan barang AS menyempit menjadi US$84,3 miliar pada April. Laporan Selasa juga mencakup revisi tahunan terhadap data statistik perdagangan AS.
(bbn)
































