Logo Bloomberg Technoz

Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 6,24% (yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,37% (yoy). Ke depan, inflasi volatile food diprakirakan tetap terkendali didukung oleh eratnya sinergi antara Bank Indonesia bersama TPIP dan TPID, serta penguatan implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Sementara itu, kelompok harga diatur pemerintah atau administered prices pada Mei 2026 mengalami inflasi sebesar 0,52% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,69% (mtm). Inflasi kelompok administered prices terutama disumbang oleh komoditas bahan bakar rumah tangga, bensin, dan tarif angkutan udara seiring dengan penyesuaian harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi, Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, dan avtur akibat kenaikan harga energi global.

Secara tahunan, kelompok administered prices tercatat inflasi sebesar 2,07% (yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,53% (yoy).

(lav)

No more pages