Saylor dalam unggahannya di media sosial X menyebut, “tujuan kami adalah menjadikan STRC sebagai instrumen kredit terbaik di dunia.”
Our goal is to make $STRC the best credit instrument in the world. pic.twitter.com/gMhUlT3jXu
— Michael Saylor (@saylor) June 1, 2026
Strategy, yang dulu dikenal dengan MicroStrategy, diketahui secara luas merupakan salah satu entitas pembeli terbesar di pasar. Namun perusahaan berdalih bahwa penjualan 32 BTC tersebut akan digunakan untuk biaya operasional STRC. Strategy diketahui dihadapkan pada beban sekitar US$100 juta per bulan untuk mempertahankan kepercayaan terhadap produk tersebut.
“Ketidakpastian geopolitik ditambah kekhawatiran tentang prospek kas Strategy telah sangat membebani Bitcoin,” kata Caroline Mauron, salah satu pendiri Orbit Markets, seperti dilaporkan Bloomberg News.
Kondisi pasar diperparah dengan data aliran dana keluar di instrumen ETF Bitcoin Spot yang menyentuh rekor. Investor menarik dana hampir US$3,5 miliar selama 11 hari berturut-turut. Instrumen ETF sebelumnya justru menjadi katalis kenaikan harga Bitcoin di periode awal kembalinya Donald Trump menduduki jabatan Presiden AS.
Sejak 15 Mei dana segar hampir US$3 miliar dilaporkan pergi pada instrumen reksa dana dengan undelying Bitcoin di pasar AS berdasarkan data SoSoValue. Sebuah gambaran bahwa arus investasi sepanjang tahun ini di ETF Bitcoin Spot telah memasuki zona negatif untuk pertama kalinya pada tahun 2026.
CoinShares menyatakan pola ini mirip dengan apa yang terjadi pada periodeJanuari–Februari yang menghasilkan penarikan selama lima minggu berturut-turut, mengutip laporan yang sama.
Aset yang dikelola ETF Bitcoin spot sudah turun menjadi sekitar US$94 miliar, melemah dari lebih dari US$104 miliar pada awal tren ini, dilansir dari Decrypt, dimana analis Galaxy Research menggambarkan pergerakan tersebut sebagai “penyesuaian arah yang nyata” dibandingkan penyesuaian lindung nilai.
Sentimen pasar aset digital sedang tidak baik-baik saja hingga tidak hanya menghantam Bitcoin, namun juga altcoin seperti XRP yang mencatatkan penurunan 3,5% ke US$1,26, Disusul Solana -2,6% ke US$78,9, kemudian TRON -3% ke US$0,34.
“Penutupan harian atau mingguan yang dikonfirmasi di bawah US$70.000 akan menandai pergeseran struktural, bukan sekadar reaksi terhadap berita,” kata Sean McNulty, kepala perdagangan derivatif Asia-Pasifik di FalconX.
(red)






























