Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa diskusi dengan Teheran masih berjalan. Kesepakatan bahkan disebut-sebut bisa tercapai paling cepat awal pekan depan, terutama soal pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kabar yang bertentangan ini membuat harga minyak kembali melonjak. Kemarin, harga minyak jenis brent ditutup naik 4,24% ke US$ 94,98/barel.

Saat harga energi masih tidak terkendali, maka dunia akan diteror oleh ancaman inflasi tinggi. Alhasil, sulit bagi bank sentral di berbagai negara untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga acuan.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga belum turun.

Ilustasi emas Fine Gold Switzerland

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas terjebak di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 41. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Sedangkan indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 50. Menghuni area beli (long), tetapi tidak terlalu kuat. Masih cenderung netral.

Untuk perdagangan hari ini, harga emas sebenarnya berpotensi naik. Cermati pivot point di US$ 4.493/troy ons.

Dari situ, harga emas kemungkinan bisa menguji resisten US$ 4.508/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Target selanjutnya adalah MA-10 di US$ 4.515/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 4.638/troy ons.

Namun kalau harga emas turun lagi, maka US$ 4.475/troy ons rasanya bisa menjadi target support terdekat. Dari sini, support lanjutan ada di US$ 4.454-4.416/troy ons.

Target paling pesimistis atau support terjauh adalah US$ 4.336/troy ons.

(aji)

No more pages