Pekan Lalu, Investor Asing Lepas Saham Bank & Pertambangan
Muhammad Julian Fadli
25 May 2026 08:36

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham sepekan lalu. 18–22 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpeleset 8,35% point–to–point hingga ditutup di posisi 6.162.
Jadi salah satu sebab tren pelemahan IHSG, investor asing jual bersih (net sell) mencapai Rp1,86 triliun pada perdagangan saham pasar reguler. Sama halnya, pada seluruh pasar investor asing net sell Rp808 miliar.
Adapun investor asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp1 triliun. Imbas desakan jual, saham BBCA melemah 3,28% menyentuh posisi Rp5.900/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan 18–22 Mei 2026:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp1 triliun
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp625,76 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp589,17 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp516,63 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp438,68 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp407,37 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp398,86 miliar
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp314,59 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp262,71 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp225,21 miliar
Pada kesempatan yang sama, investor asing net buy saham terbanyak pada emiten PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencapai Rp688,44 miliar. Berseberangan jauh dengan tren pembelian, saham MDKA melemah 0,37% di posisi Rp2.720/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan 18–22 Mei 2026:
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp688,44 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp455,04 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp314,56 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp238,17 miliar
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp229,82 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp220,16 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) Rp197,93 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp188,14 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp128,5 miliar
- PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp125,5 miliar




























