Logo Bloomberg Technoz

Selain mencatatkan pertumbuhan kinerja, Ia juga menyoroti progres pembangunan proyek Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), yang saat ini mencapai sekitar 70%.

Menurut Agus proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen grup dalam mendukung agenda hilirisasi industri nasional dan memperkuat rantai pasok industri domestik.

“Saat ini memang kita mengalami gejolak eksternal, namun kami rasa ini bersifat sementara dan kami optimistis situasi akan membaik. Pabrik Chandra Asri Chlor Alkali ini dibangun bersama Danantara untuk hilirisasi dan kami bersyukur mampu membuka lapangan perkerjaan kurang lebih sampai 3.000 orang," lanjutnya.

Menanggapi perhatian pasar terkait perubahan komposisi indeks MSCI yang belakangan menjadi sorotan investor, Agus memiliki pandangannya.

“Keputusan terkait indeks sebenarnya berada di luar kendali perusahaan karena sepenuhnya mengikuti metodologi dari masing-masing penyedia indeks. Saat ini fokus kami ya tetap pada penguatan fundamental bisnis, kinerja operasional, dan strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.”

“Seperti kata Ibu Kiki Ketua OJK, ini adalah short-term pain for long-term gain,” tambahnya.

Adanya pembentukan Badan Ekspor juga menjadi salah satu topik hangat di pasar. Agus menjelaskan bahwa industri Grup Barito Pacific berfokus untuk sebagai substitusi impor agar mengurangi ketergantungan dan memperkuat ekosistem industri dalam negeri.

Namun ia juga mengatakan bahwa Perseroan juga memiliki para customer yang melakukan ekspor. “Mari kita berpikir positif, menurut saya maksud dari kebijakan ini adalah untuk menjadikan kita lebih baik sehingga perlu kita beri waktu, menunggu informasi pelaksanaan yang lebih detil,” ujar Agus.

Saat ditanya terkait spekulasi pasar terkait posisi utang dan penjaminan saham yang sempat berkembang di media sosial, ia menambahkan bahwa posisi cash dan rasio utang perusahaan cukup kuat.

"Saya rasa informasi ini cukup transparan dalam disclosure keuangan kami, likuiditas kami baik di holding maupun anak usaha ada pada posisi yang cukup baik dan sehat.”

Beberapa pelaku pasar di media sosial menyoroti terkaitkemungkinan margin call. “Kalaupun ada kolateral saham yang dijaminkan atas keperluan perusahaan, saya yakin tidak lebih dari 10%,” tambahnya.

Selain berbagai ekspansi di sektor kimia dan petrokimia, saat ini Barito Pacific melalui anak usahanya sedang merampungkan peningkatan kapasitas energi terbarukan mencapai 1 Gigawatt di akhir tahun 2026.

(red)

No more pages