Logo Bloomberg Technoz

Langkah ini mengikuti pesaing SK Hynix Inc., yang tahun lalu juga menyetujui pembayaran bonus. Bonus aktual di Samsung akan sangat bergantung pada laba perusahaan dan permintaan chip. Samsung menolak berkomentar.

Berdasarkan kesepakatan sementara, yang masih memerlukan persetujuan dari anggota serikat pekerja, Samsung setuju untuk mendistribusikan 10,5% dari laba sebagai bonus dalam bentuk saham, dan 1,5% lagi dalam bentuk tunai.

Samsung Melampaui Perkiraan Tinggi Setelah Penjualan Chip AI Menepis. (Bloomberg)

Program bonus baru tersebut akan berlanjut setiap tahun selama 10 tahun, selama target laba tertentu terpenuhi. Analis memperkirakan laba operasional Samsung pada tahun 2026 akan tumbuh tujuh kali lipat menjadi sekitar 333 triliun won.

Bonus-bonus tersebut menyoroti semakin pentingnya peran strategis para pekerja di industri semikonduktor. Samsung dan SK Hynix, bersama dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), telah menjadi pilar tak tergantikan dalam pengembangan kecerdasan buatan global.

Daftar perusahaan di atas smemproduksi chip dan memori kelas atas yang menjadi sumber tenaga bagi pusat data dari California hingga Timur Tengah. Setiap gangguan pada produksi kini berpotensi menimbulkan konsekuensi geopolitik dan ekonomi yang jauh melampaui Korea.

Pembayaran bonus dijadwalkan pada awal 2027, dengan karyawan diizinkan menjual sepertiga saham secara langsung dan sisanya secara bertahap selama dua tahun berikutnya.

“Karena Samsung Electronics dan SK Hynix kini bersaing untuk merekrut talenta global, paket kompensasi yang kompetitif sangatlah wajar,” kata Bumki Son, ekonom Barclays.

Namun, Son memperingatkan bahwa karena ketatnya pasar tenaga kerja Korea, paket kompensasi tersebut berisiko menjadi “opsi gratis bagi para pekerja – di mana mereka terlindungi saat perekonomian lesu dan tetap dibayar saat perekonomian membaik.”

Jay Y. Lee, executive chairman of Samsung Electronics Co. (SeongJoon Cho/Bloomberg)

Kenaikan nilai saham AI juga telah meningkatkan kekayaan keluarga Lee dari Samsung. Jay Y Lee adalah orang terkaya di Korea Selatan dengan kekayaan sekitar $32 miliar.

Baca Juga: Harta Dinasti Lee Samsung Naik Jadi Rp788 T Berkat Booming AI 

Kekayaan gabungan keluarga Lee, yang merupakan keluarga terkaya ketiga di Asia, naik menjadi sekitar US$45,5 miliar per Maret, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Selama puluhan tahun, mendapatkan pekerjaan di Samsung atau SK Hynix telah menjadi salah satu impian terbesar bagi para pelajar Korea Selatan, yang harus menghadapi persaingan akademis paling ketat di dunia demi meraih karier yang stabil dan bergengsi.

Gaji tinggi yang kini diterima para karyawan dipandang oleh banyak orang di Korea Selatan sebagai pembenaran langka atas sistem tersebut, di mana keuntungan dari booming AI global memberikan imbalan kepada para teknisi dan pekerja pabrik yang tenaganya menjadi fondasi industri ini.

Daftar HP Penguasa Pasar Global di Kuartal I, Apple Geser Samsung (Bloomberg Technoz/Asfahan)

(bbn)

No more pages