"Perlu dicatat, karena kita cukup kredibel, kita tidak ada kesulitan untuk mengerjakan syarat utang," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Di sisi lain, defisit APBN juga kini menyusut menjadi Rp164,4 triliun atau 0,64% terhadap produk domestik bruto (PDB). Per Maret lalu, defisit masih tercatat sebesar Rp240,1 triliu atau setara 0,93% dari PDB.
Hal ini juga didorong oleh total pendapatan negara hingga 30 April 2026 mencapai Rp918,4 triliun atau naik 13,3% yoy, yang ditopang oleh penerimaan perpajakan mencapai Rp746,9 triliun atau naik 13,7% dengan didominasi oleh penerimaan pajak Rp646,3% atau tumbuh 16,1%.
(ain)
No more pages


























