“Bank Mandiri meyakini bahwa akses terhadap sarana pendidikan yang memadai merupakan fondasi penting dalam menciptakan SDM unggul,” ujar Adhika, dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan bahwa program Mandiri Peduli Sekolah dirancang untuk memberikan dukungan nyata bagi siswa di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan nasional.
Setiap paket bantuan dilengkapi dengan buku tulis dan alat tulis yang dibutuhkan siswa untuk menunjang aktivitas belajar sehari hari. Perseroan berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat belajar dan memberikan pengalaman pendidikan yang lebih optimal.
Program Pendidikan Berkelanjutan
Sebelumnya, pada Maret 2026, Bank Mandiri juga telah menyalurkan 2.000 paket sekolah kepada siswa di Lombok. Program ini mempertegas konsistensi perusahaan dalam memperluas akses pendidikan yang lebih merata di berbagai daerah.
Komitmen Bank Mandiri terhadap sektor pendidikan tidak berhenti pada penyaluran perlengkapan sekolah. Perseroan juga aktif memperbaiki infrastruktur pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman.
Hingga saat ini, Bank Mandiri telah merenovasi 27 sekolah di 27 kota dan kabupaten di Indonesia. Renovasi mencakup perbaikan ruang kelas, peningkatan sanitasi, pengecatan bangunan, serta penyediaan berbagai fasilitas belajar.
Selain renovasi, Bank Mandiri juga menghadirkan pojok baca di 27 sekolah sebagai upaya mendorong minat baca dan memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkaya akses siswa terhadap bahan bacaan yang bermanfaat.
Dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, Bank Mandiri juga telah menyalurkan 267 beasiswa kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan generasi unggul.
Perusahaan juga telah menyalurkan lebih dari 26 ribu paket tas sekolah melalui berbagai program sosial. Bantuan tersebut mencakup distribusi bagi wilayah terdampak bencana, program Ramadan 2026, dan penyaluran di berbagai region operasional Bank Mandiri.
Adhika menegaskan bahwa peran Bank Mandiri sebagai agen pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui inisiatif sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sebagai agen pembangunan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai sosial dalam setiap inisiatif perusahaan,” pungkas Adhika.
Bank Mandiri menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan daya saing bangsa di masa depan. Karena itu, perusahaan terus memperluas berbagai program yang mendukung pemerataan akses pendidikan.
Ke depan, perseroan akan memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi Indonesia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.
Melalui program Mandiri Peduli Sekolah, Bank Mandiri ingin memastikan bahwa dukungan terhadap pendidikan tidak bersifat sesaat, melainkan menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
(tim)






























