Logo Bloomberg Technoz

Meski demikian, Purbaya menilai kebijakan tersebut tidak merugikan negara, mengingat dampaknya yang akan memberikan nilai tambah terhadap perekonomian.

Purbaya juga menyebut dana yang masuk ke KEK keuangan itu nantinya akan diarahkan untuk membiayai berbagai proyek investasi di Indonesia, termasuk proyek milik Danantara maupun proyek sektor riil lain yang memiliki tingkat pengembalian tinggi.

"Uang di situ akan bisa dipakai berinvestasi di proyek Danantara yang banyak dan return-nya bagus atau di proyek-proyek di luar kawasan ekonomi itu dengan prospek yang bagus," tutur dia. 

Selain investasi langsung, investor juga akan diberi akses membeli surat utang pemerintah. Menurut dia, langkah itu akan memperluas basis investor sekaligus memperkuat pembiayaan pembangunan nasional.

Purbaya menilai keberadaan pusat finansial tersebut dapat menciptakan sumber pembiayaan baru yang lebih murah dan berkelanjutan, baik bagi pemerintah maupun sektor swasta.

Purbaya menambahkan, pemerintah juga membuka peluang pemberian berbagai insentif perpajakan selama dana tetap berada di dalam kawasan finansial tersebut.

“Kalau selama di tempat financial center-nya tadi dapat insentif, misalnya minta tax incentive saya kasih. Enggak apa-apa," ujar Purbaya.

Namun, ketika investasi mulai menghasilkan keuntungan dan aktivitas ekonomi meluas ke luar kawasan, pemerintah tetap akan memperoleh penerimaan pajak. Menurut Purbaya, masuknya aliran modal asing dalam jumlah besar juga diyakini dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Dia memastikan desain KEK keuangan tersebut hingga kini tengah dimatangkan pemerintah dan akan segera dijalankan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan KEK Kura-Kura di Bali merupakan salah satu lokasi potensial Indonesia Financial Center (IFC) namun bukan satu-satunya lokasi yang menjadi opsi lokasi untuk IFC. Dia menyebut KEK Sanur, yang kini menjadi destinasi health tourism, juga merupakan salah satu opsi potensial. 

Namun, dia memastikan Bali menjadi tempat pembangunan IFC sejalan dengan banyaknya KEK yang sudah beroperasi di Pulau Dewata itu. 

"Kemudian kami juga melihat di wilayah Barat dan juga ada di lokasi lain di dekat Benoa. Jadi kami melihat ke depan financial center ini ada peluang," ujarnya ditemui di Kemenko Perekonomian, Senin (4/5/2026).

Airlangga, yang ditugasi untuk mengkaji pembentukan IFC oleh Presiden, turut memastikan ada badan otoritas khusus yang mengelola KEK Finansial. 

Menko Perekonomian sejak 2019 ini juga menyebut tujuan utama pemerintah membangun KEK Finansial yakni menarik investasi ke dalam negeri. Dengan adanya dampak perang yang turut sampai di negara-negara Teluk, Indonesia dinilai bisa mengambil kesempatan untuk menyaingi Singapura hingga Hong Kong.

Amunisi yang disiapkan Indonesia untuk menarik minat investor global meliputi insentif yang setara dengan standar global serta proyek-proyek sektor riil di dalam negeri.  

"Yang paling penting kan tujuannya adalah untuk menarik investasi. Itu potensinya berbagai macam dan kami melihat sekarang kan dimanfaatkan maksimal oleh Singapura. Nah Singapura ini enggak ada pesaing apalagi dengan adanya global geopolitik di Timur Tengah, sehingga alternatifnya sekarang hanya Singapura dan Hong Kong. Nah tentu kami juga punya potensi," ujarnya. 

(ell)

No more pages