Ada Harapan Damai di Timur Tengah, Bagaimana Nasib Rupiah?
Tim Riset Bloomberg Technoz
07 May 2026 08:21

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan rupiah di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) sedikit tergelincir setelah kemarin sempat menguat. Meski begitu, rupiah offshore pagi ini masih bergerak di bawah Rp17.400/US$.
Rupiah di luar negeri pagi ini, Kamis (7/5/2026), dibanderol Rp17.323/US$. Melemah tipis 0,02%, seiring redanya sentimen positif di kawasan dan kembali naiknya harga minyak mentah Brent 1,12% ke US$102,4 per barel.
Dari pasar mata uang Asia, won Korea Selatan berbalik melemah terbatas 0,06%. Disusul ringgit Malaysia 0,05%, dan yen Jepang 0,01%.
Sedangkan dari zona hijau ada dolar Hong Kong yang menguat terbatas 0,02%, yuan offshore 0,01%, dan dolar Singapura 0,02%.
Nampaknya pasar sedang memasang mode wait and see di tengah rencana AS dan Iran yang mulai mempertimbangkan proposal baru untuk mengakhiri perang. Washington dikabarkan telah mengajukan nota kesepahaman (MoU) setebal satu halaman yang berisi tentang rencana pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap.






























