Logo Bloomberg Technoz

“Secara teknikal, IHSG masih mempunyai potensi penguatan secara terbatas dengan range target resistance terdekat di level 7.100–7.160,” papar BRI Danareksa, di tengah adanya euforia rilis data ekonomi yang diatas ekspektasi, saham perbankan dan konglomerasi diproyeksi akan menjadi tulang punggung IHSG.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah RAJA, PADI, dan GZCO.

Menyitir Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG antara lain didorong oleh kenaikan pada saham-saham konglomerasi dan perbankan. 

Secara teknikal, Stochastic RSI mengindikasikan terjadinya reversal dari area oversold. Hal ini didukung oleh histogram negatif MACD yang mulai menyempit. 

“Sehingga secara teknikal, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 7.100–7.150,” papar Phintraco.

Terlebih lagi dari pasar global, Amerika Serikat (AS) sedikit meredakan ketegangan dengan menegaskan Proyek Freedom adalah upaya yang semata–mata bertujuan untuk mempercepat jalur aman kapal komersial melalui selat Hormuz dan tidak berniat memasuki perairan Iran. 

Komentar positif dari Menteri Luar Negeri Iran juga turut membantu meredakan ketegangan, yang antara lain menyatakan pembicaraan terus berjalan dengan upaya baik Pakistan. 

Investor juga merasa lega dengan semakin banyaknya bukti bahwa Proyek Freedom membantu kapal-kapal komersial melintasi selat Hormuz. 

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SSIA, RAJA, CUAN, CDIA, dan BBRI.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Sementara itu, masih berlanjutnya tekanan terhadap rupiah dan aksi jual investor asing berpeluang menjadi katalis negatif. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.985–6.915 dan resistance 7.130–7.200,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham SSIA, ACES, EXCL, ELSA, UNVR, dan BBNI.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG masih ada potensi melemah, disebabkan oleh masih meningkatnya yield obligasi di global mengindikasikan premi risiko yang meningkat, melemahnya nilai tukar rupiah, serta masih derasnya outflow dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CUAN, ENRG, dan BULL.

(fad)

No more pages