Logo Bloomberg Technoz

Menurut Yohan, luapan sejumlah kali turut memperparah kondisi genangan di permukiman warga. “Genangan terjadi akibat curah hujan tinggi dan luapan kali, antara lain Kali Krukut, Kali Grogol, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Mampang, dan Kali Ciliwung,” jelasnya.

BPBD mencatat wilayah terdampak paling banyak berada di Jakarta Selatan dengan total 78 RT, disusul Jakarta Timur 22 RT, dan Jakarta Barat 15 RT. Beberapa kelurahan yang terdampak antara lain Petogogogan, Pela Mampang, Pejaten Timur, hingga Kampung Melayu.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari 15 sentimeter hingga mencapai 240 sentimeter di sejumlah titik. Kondisi ini membuat sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Di Kelurahan Kedoya Selatan terdapat 12 KK atau 46 jiwa yang mengungsi, sementara di Pejaten Timur sebanyak 22 KK atau 72 jiwa,” kata Yohan.

Selain permukiman, genangan juga terjadi di sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Ciledug Raya, Jalan Swadarma, Jalan Rahayu, dan Jalan Puri Kembangan, dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

Meski demikian, beberapa wilayah dilaporkan telah berangsur surut, di antaranya Kelurahan Cipedak, Sukabumi Selatan, Sukabumi Utara, Balekambang, serta sebagian wilayah Kedaung Kali Angke. Satu ruas jalan di Jalan Harun Raya juga sudah kembali normal.

Yohan memastikan BPBD terus melakukan upaya penanganan di lapangan dengan mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mempercepat surutnya genangan.

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penyedotan serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujarnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan 112 yang tersedia 24 jam dan bebas biaya.

(dec)

No more pages