Tiga komoditas utama non-migas yang diimpor Indonesia pada sepanjang bulan Januari sampai dengan Maret 2026 yaitu mesin peralatan mekanik, mesin perlengkapan elektrik serta plastik dan juga barang-barang dari plastik.
Pada kondisi Januari hingga Maret tahun 2026 nilai impor ketiga komoditas tersebut memberikan share sekitar 37,77% terhadap total impor non-migas.
Impor Kuartal I-2026 Catatkan Kenaikan
Sementara itu, Ateng juga menyebutkan bahwa sepanjang Januari sampai dengan Maret tahun 2026, nilai impor nasional mencapai US$61,30 miliar atau naik sebesar 10,05% jika dibandingkan periode yang sama di tahun yang lalu.
“Nilai impor migas tercatat sebesar 8,33 miliar USD atau turun sebesar 1,72%. Sementara untuk impor non-migas tercatat 52,97 miliar USD atau naik sebesar 12,16%,” kata Ateng,
Ateng bilang secara kumulatif peningkatan nilai impor terjadi pada seluruh golongan penggunaannya. Sebagai penyumbang, utama peningkatan nilai impor bahan baku penolong itu mencapai US$43,17 miliar USD atau naik sebesar 6,89% dibandingkan periode yang sama pada tahun yang lalu, memberikan andil impor bahan baku penolong sebesar 5%.
“Sedangkan impor bahan baku penolong yang naik cukup besar yaitu mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya atau HS85, logam mulia dan perhiasan atau permata HS71 serta berbagai produk kimia atau HS38,” kata Ateng
(ell)




























