"Inflasi kelompok tersebut terjadi terutama pada komoditas emas perhiasan," kata Ateng.
Berdasarkan komponen, inflasi tahunan April 2026 terjadi pada seluruh komponen. Komponen inti mengalami inflasi 2,44%, dan memberi andil 1,56%. Komoditas yang dominan memberi andil inflasi pada komponen inti terutama ialah emas perhiasan, minyak goreng, nasi dan lauk, serta biaya kuliah akademi/perguruan tinggi.
Kemudian, komponen harga bergejolak mengalami inflasi tahunan 3,37% dan memberi andil 0,56%. Komoditas yang dominan memberi andil inflasi adalah daging ayam ras, beras dan telur ayam ras.
Terakhir, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi 1,53% dengan andil inflasi 0,3%. Komoditas yang dominan memberi andil inflasi adalah tarif angkutan udara, sigaret kretek mesin dan sigaret kretek tangan.
(lav)



























