Dengan fitur QRIS Cross Border, pengguna wondr by BNI dapat langsung melakukan pembayaran di merchant yang terhubung dengan Alipay dan UnionPay. Hal ini memberikan kemudahan signifikan bagi nasabah yang bepergian ke China, baik untuk keperluan wisata maupun bisnis.
Sebaliknya, sistem ini juga membuka peluang bagi wisatawan asal China untuk bertransaksi di Indonesia. Mereka dapat menggunakan aplikasi pembayaran yang terhubung dengan QRIS saat berbelanja di merchant BNI, sehingga menciptakan ekosistem transaksi dua arah yang efisien.
Dorong Konektivitas dan Pariwisata
BNI menilai implementasi QRIS Cross Border ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat integrasi sistem pembayaran antara kedua negara. Kemudahan transaksi lintas batas diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pariwisata.
Wisatawan China selama ini dikenal sebagai salah satu kontributor utama bagi industri pariwisata Indonesia. Dengan adanya sistem pembayaran yang terintegrasi, hambatan transaksi dapat diminimalkan sehingga pengalaman wisata menjadi lebih nyaman.
Selain itu, kemudahan pembayaran juga berpotensi meningkatkan jumlah transaksi inbound. Hal ini akan berdampak positif terhadap pelaku usaha, terutama di sektor ritel, kuliner, dan destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan asing.
Dari sisi industri, tren pembayaran digital di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Bank Indonesia mencatat volume transaksi digital mencapai 14,39 miliar pada triwulan I 2026, atau tumbuh 33,76 persen secara tahunan.
Peningkatan tersebut mencerminkan semakin luasnya adopsi teknologi digital di berbagai sektor. Masyarakat kini semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran non-tunai yang dinilai lebih praktis, cepat, dan aman.
BNI melihat momentum ini sebagai peluang untuk terus mengembangkan layanan digital yang inovatif. Dengan menghadirkan QRIS Cross Border, BNI tidak hanya meningkatkan kenyamanan nasabah, tetapi juga memperluas jangkauan layanan ke tingkat global.
Ke depan, BNI berencana memperluas implementasi QRIS lintas negara ke berbagai destinasi internasional lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi di ekosistem keuangan digital global.
Upaya tersebut juga sejalan dengan visi Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi digital internasional. Dengan konektivitas pembayaran yang semakin luas, diharapkan transaksi lintas negara dapat berjalan lebih efisien dan inklusif.
Melalui inovasi ini, BNI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Transformasi digital yang dilakukan diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Kehadiran QRIS Cross Border di China menjadi bukti nyata bahwa integrasi sistem pembayaran global bukan lagi sekadar wacana, melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat modern.
(tim)




























