Logo Bloomberg Technoz

Blokade Hormuz Berlanjut, Harga Minyak Dunia Kian Melambung

News
30 April 2026 06:30

Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak dunia melanjutkan kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut. Belum adanya tanda-tanda kemajuan dalam resolusi perang Iran terus mengguncang pasar global, menyusul penutupan hampir total pada jalur vital Selat Hormuz.

West Texas Intermediate (WTI) melonjak hingga 2,6% ke level US$109,64 per barel pada perdagangan Kamis (30/4). Sementara itu, minyak mentah Brent ditutup mendekati US$118 pada sesi sebelumnya, yang merupakan level tertinggi sejak Juni 2022. Dalam wawancara dengan Axios, Donald Trump menegaskan tidak akan mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai ia berhasil mengamankan kesepakatan nuklir dengan Teheran.


Selat Hormuz telah efektif tertutup sejak awal perang pada akhir Februari lalu. Kondisi ini melumpuhkan aliran minyak mentah, gas alam, serta produk minyak olahan, yang memicu lonjakan harga energi global. Pada pertemuan dengan para eksekutif minyak dan perdagangan Selasa lalu, Trump mendiskusikan langkah-langkah yang dapat diambil AS untuk memperpanjang blokade tersebut.

"Semakin lama selat itu tertutup, semakin tinggi harga akan melonjak," ujar Dennis Kissler, Senior Vice President Trading di BOK Financial Securities Inc. "Permainan menunggu jangka panjang ini menjadi katalis bullish jangka pendek bagi harga minyak, meski mungkin inilah jalan yang dibutuhkan untuk membawa konflik ke babak akhir."