Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah baru Pegadaian dalam menjangkau masyarakat melalui pendekatan gaya hidup sehat.
“Pagi ini kita melakukan Tring! Golden Run Ini pertama kalinya Pegadaian melakukan event untuk lari,” ungkapnya.
Strategi Literasi dan Digitalisasi Pegadaian
(Bloomberg Techno/Syailendra Wiratama)
Selfie menuturkan bahwa terdapat tiga fokus utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui kegiatan ini. Pertama adalah penguatan penggunaan aplikasi Tring! sebagai platform digital Pegadaian. Aplikasi ini dirancang untuk membantu nasabah mengelola dan mengoptimalkan aset secara lebih mudah.
“Kita saat ini memiliki 6 juta nasabah yang sudah bergabung di aplikasi Tring! Dari total keseluruhan nasabah di Pegadaian ada 20 juta Dan ini adalah salah satu upaya kita untuk men-shiftingkan nasabah kita yang dari konvensional Untuk menggunakan aplikasi Tring!,” jelasnya.
Fokus kedua adalah peningkatan literasi investasi emas yang terjangkau bagi semua kalangan. Pegadaian menekankan bahwa investasi emas kini bisa dimulai dengan nominal kecil. “Investasi emas di Pegadaian itu sangat murah Dengan tabungan emas kita mulai dari 10 ribu rupiah Dan itu artinya bisa apply dan bisa digunakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Pegadaian juga memperluas pendekatan dengan masuk ke berbagai komunitas, termasuk musik dan olahraga. Strategi ini dinilai efektif untuk menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z yang kini mendominasi pengguna aplikasi Tring!.
“Kita masuk ke komunitas musik dan sekarang kita masuk ke komunitas sport. Terutama sportainment kita juga lagi mulai menggerakkan Kenapa? Karena generasi muda adanya disitu,” kata Selfie.
Ia menambahkan bahwa sekitar 50 persen pengguna Tring! berasal dari kalangan Gen Z. Hal ini menjadi dasar bagi Pegadaian untuk terus mengembangkan pendekatan yang relevan dengan generasi tersebut.
Mengusung tema “Ubah keringatmu menjadi emas”, Pegadaian ingin menyampaikan pesan bahwa kerja keras dapat dikonversikan menjadi investasi jangka panjang. Filosofi ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk mulai berinvestasi sejak dini.
“Jadi memang kalau kita lihat dari tema lari hari ini Ubah keringatmu menjadi emas Itu artinya Kenapa? Ubah keringatmu menjadi emas Jadi artinya apa? Artinya kerja keras teman-teman semua Kerja keras para pelari atau nasabah yang memang Lari itu kan jangka panjang Lari itu kan 5K, 10K itu kan jauh Jadi lari dengan lari bisa menjadi emas,” jelasnya.
Tak hanya menawarkan pengalaman berlari, peserta juga mendapatkan berbagai manfaat tambahan. Salah satunya adalah tabungan emas serta medali unik yang dirancang khusus untuk acara ini.
Dalam rangka memperingati 125 tahun berdirinya Pegadaian, perusahaan juga menyalurkan donasi kepada atlet berprestasi. Total donasi yang diberikan mencapai Rp1,25 miliar dan ditujukan bagi atlet yang dinilai menginspirasi generasi muda.
“Jadi memang event ini bukan hanya sekedar lari dan literasi Tapi juga kita memberikan donasi kepada para atlet yang memang menginspirasi anak muda,” ungkap Selfie.
Ke depan, Pegadaian berencana menjadikan Tring! Golden Run sebagai agenda tahunan. Tidak hanya di Jakarta, kegiatan serupa juga akan diperluas ke berbagai kota besar di Indonesia guna menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dengan menggabungkan olahraga, literasi keuangan, dan digitalisasi, Pegadaian berupaya membangun ekosistem investasi yang inklusif. Tring! Golden Run menjadi bukti bahwa edukasi finansial dapat dikemas secara kreatif dan relevan dengan gaya hidup modern.
(tim)


























