Logo Bloomberg Technoz

Perkuat Bisnis Syariah, Pegadaian Kantongi Pembiayaan Rp1,4 T


(Dok. Pegadaian)
(Dok. Pegadaian)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pegadaian dan Bank Syariah Nasional (BSN) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan perjanjian fasilitas pembiayaan modal kerja komprehensif senilai Rp1,4 triliun. Kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi kedua institusi dalam memperkuat likuiditas serta memperluas layanan keuangan berbasis syariah di Indonesia.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Menara 1 BTN, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6). Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha, Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor, serta jajaran manajemen dari kedua perusahaan.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan pembiayaan modal kerja, tetapi juga mencakup pengembangan berbagai inisiatif digital yang diharapkan mampu memberikan kemudahan layanan bagi nasabah kedua institusi.

Melalui kerja sama tersebut, Pegadaian memperoleh dukungan pembiayaan yang akan dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan usaha dan memperluas akses pembiayaan syariah kepada masyarakat. Di saat yang sama, BSN mempertegas posisinya sebagai salah satu lembaga keuangan yang aktif mendorong perkembangan industri keuangan syariah nasional.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha mengatakan bahwa kerja sama tersebut menjadi bukti kepercayaan industri keuangan terhadap kinerja dan prospek bisnis Pegadaian.

"Pegadaian dan BSN resmi bersinergi dalam pembiayaan senilai Rp 1,4 Triliun ini bukan sekedar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata dari besarnya kepercayaan institusi finansial terhadap fundamental bisnis Pegadaian yang terus bertumbuh solid. Kerjasama ini akan menjadi motor penggerak baru bagi kami untuk memperluas jangkauan pembiayaan modal kerja yang inklusif, sekaligus mempercepat transformasi digital yang sedang gencar kami lakukan demi memberikan kemudahan mutakhir bagi seluruh nasabah," ujar Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha.

Menurut Ferdian, dukungan pembiayaan tersebut akan memperkuat kapasitas Pegadaian dalam menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, transformasi digital yang tengah dijalankan perusahaan juga akan memperoleh dorongan tambahan melalui sinergi dengan BSN.

Kerja sama ini juga dinilai sejalan dengan upaya Pegadaian dalam memperluas layanan keuangan inklusif yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro dan nasabah yang membutuhkan akses pembiayaan berbasis prinsip syariah.

Integrasi Digital Jadi Fokus Pengembangan

(Dok. Pegadaian)

Selain aspek pembiayaan, kedua perusahaan juga berkomitmen untuk mengembangkan integrasi layanan digital. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan keuangan berbasis teknologi.

Pengembangan layanan digital menjadi bagian penting dari strategi kolaborasi jangka panjang antara Pegadaian dan BSN. Kedua institusi menilai bahwa kemudahan akses dan efisiensi transaksi menjadi faktor utama dalam meningkatkan pengalaman nasabah.

Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor menyampaikan bahwa pembiayaan yang diberikan kepada Pegadaian menggunakan akad musyarakah yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

"Bank BSN tidak hanya mendukung kebutuhan modal kerja PT Pegadaian dalam memperluas layanan pembiayaan syariah, tetapi juga mempertegas komitmen kami untuk menghadirkan solusi keuangan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Alex.

Menurut Alex, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya BSN untuk memperluas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional. Melalui kolaborasi dengan Pegadaian, bank berharap dapat menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi dan memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.

Salah satu inisiatif yang tengah dijajaki adalah integrasi fitur Tabungan Emas Pegadaian ke dalam aplikasi mobile banking BSN yang bernama Bale Syariah. Jika terealisasi, nasabah BSN nantinya dapat melakukan transaksi investasi emas secara langsung melalui aplikasi tersebut.

Nasabah tidak hanya dapat membeli atau menambah saldo investasi emas, tetapi juga memantau perkembangan portofolio mereka tanpa perlu menggunakan aplikasi tambahan. Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi emas.

Di sisi lain, kolaborasi digital juga akan menyentuh aplikasi Tring! by Pegadaian. Kedua perusahaan tengah mempersiapkan penambahan rekening BSN sebagai salah satu opsi transaksi utama dalam ekosistem digital Pegadaian.

Melalui pengembangan tersebut, nasabah dapat menggunakan rekening BSN untuk pencairan pinjaman maupun pembayaran angsuran pinjaman secara langsung melalui aplikasi Tring!. Kehadiran fitur ini diproyeksikan mampu meningkatkan fleksibilitas dan mempercepat proses transaksi.

Bagi Pegadaian, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat transformasi digital yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Digitalisasi layanan dinilai menjadi kunci dalam menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri keuangan.

Pegadaian sendiri saat ini terus memperluas berbagai layanan digital yang terhubung dengan ekosistem emas dan pembiayaan. Selain melalui jaringan outlet dan agen, berbagai layanan kini dapat diakses melalui platform digital yang dikembangkan perusahaan.

Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM, Pegadaian juga terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. Beragam produk pembiayaan dan investasi terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Perusahaan juga telah memperluas lini bisnis melalui layanan bank emas setelah memperoleh izin kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan pada Desember 2024. Langkah tersebut menjadikan Pegadaian sebagai salah satu pelopor layanan bank emas di Indonesia.

Dengan dukungan pembiayaan dari BSN dan pengembangan integrasi digital yang tengah berjalan, Pegadaian optimistis dapat memperluas jangkauan layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat daya saing bisnisnya.

Sementara itu, BSN melihat kerja sama ini sebagai fondasi awal untuk menjalin sinergi yang lebih luas di masa mendatang. Kedua institusi menegaskan bahwa kolaborasi yang saat ini dibangun bukan sekadar kerja sama pembiayaan, melainkan bagian dari upaya menciptakan ekosistem keuangan syariah yang lebih kuat dan terintegrasi.

Ke depan, Pegadaian dan BSN berkomitmen untuk terus mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama strategis lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung inklusi keuangan nasional, memperkuat industri keuangan syariah, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.