Saham Google naik lebih dari 1% pada Jumat setelah kabar tersebut, diperdagangkan di level $341 pada pukul 12:03 siang.
Unit pemrosesan tensor milik Google, atau TPU, menjadi salah satu alternatif terbaik bagi chip Nvidia Corp., menjadikannya sumber daya yang langka dan sangat berharga bagi Anthropic serta pengembang AI lainnya dalam industri yang membutuhkan daya komputasi sangat besar.
Anthropic PBC, yang tengah mempertimbangkan penawaran umum perdana (IPO) secepatnya pada Oktober, sedang mencari lebih banyak infrastruktur untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat atas produknya. Claude Codedengan cepat menjadi pilihan utama para insinyur di Silicon Valley, termasuk sebagian di Google, sehingga memicu perlombaan di seluruh industri untuk mengejar ketertinggalan. Agen Cowork milik Anthropic, yang tidak memerlukan keterampilan coding dan dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai tugas, juga berkembang pesat, menurut perusahaan.
Chief Executive Officer Anthropic, Dario Amodei, sebelumnya bekerja di Google sebagai peneliti AI. Kedua perusahaan tetap memiliki hubungan erat sejak Amodei mendirikan Anthropic bersama sekelompok mantan karyawan OpenAI pada 2021. Tahun lalu, Google mengatakan akan menyediakan hingga 1 juta chip TPU kepada Anthropic dalam kesepakatan bernilai puluhan miliar dolar. Raksasa mesin pencari itu juga telah menginvestasikan sekitar $3 miliar ke startup tersebut hingga saat itu.
Namun, di saat Google terus mengucurkan dana ke Anthropic, kedua perusahaan juga bersaing untuk menjadi yang pertama menciptakan AI yang mampu menyaingi kemampuan manusia, serta menghadirkan alat mereka ke berbagai bisnis di seluruh perekonomian. Dalam beberapa bulan terakhir, para pemimpin Google semakin khawatir terhadap posisi perusahaan di pasar AI coding yang sedang berkembang pesat, yang saat ini didominasi oleh Anthropic, menurut karyawan saat ini dan mantan karyawan.
Masa depan Anthropic PBC juga tidak lepas dari risiko. Perusahaan ini telah dinilai sebagai risiko rantai pasok oleh Pentagon—sebuah penetapan yang saat ini sedang mereka lawan di pengadilan—setelah muncul perselisihan publik mengenai bagaimana teknologi Anthropic dapat digunakan oleh militer AS.
Sejumlah analis keuangan juga mengangkat kekhawatiran tentang apa yang disebut sebagai kesepakatan sirkular antara penyedia daya komputasi besar dan startup AI seperti Anthropic PBC dan OpenAI, di mana raksasa teknologi sekaligus berinvestasi di startup tersebut dan menjual chip atau kapasitas pusat data kepada mereka.
(bbn)































