Pelemahan nilai tukar rupiah sudah menembus level psikologis baru sepertinya telah membuat alarm risk-off investor asing kembali menyala dan melepas kepemilikan di pasar obligasi domestik.
Rupiah sempat anjlok sesaat setelah melambungnya harga minyak mentah dunia ke atas US$100 per barel. Rupiah melemah 0,76% dan menyentuh Rp17.305/US$. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan yang melemah, tertekan oleh perang di Timur Tengah.
Rupiah yang melemah memang jadi pemicu awal, tapi di pasar obligasi nampaknya kekhawatiran akan stabilitas dan arah kebijakan masih berlanjut.
(dsp/aji)
No more pages






























