Logo Bloomberg Technoz

⁠Purbaya Beber Strategi Jaga Inflasi pada Tahun Depan

Mis Fransiska Dewi
10 June 2026 21:00

Inflasi  (Diolah)
Inflasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan akan mengendalikan inflasi pada tahun depan di rentang 1,5% hingga 3,5%. Hal itu dilakukan dengan sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga komoditas, terutama pangan dan energi. 

Purbaya menegaskan pemerintah terus mengantisipasi risiko imported inflation melalui koordinasi dengan bank sentral. Di samping itu, sinergi dan koordinasi pemerintah pusat dan daerah dengan otoritas moneter melalui tim pengendalian inflasi pusat dan daerah terus diperkuat untuk memastikan efektivitas pengendalian inflasi. 

“Koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter terus diperkuat untuk memastikan kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras tanpa menimbulkan crowding out effect sehingga stabilitas ekonomi dan pasar keuangan dapat dijaga untuk turut menopang pertumbuhan ekonomi,” kata Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (10/6/2026). 


Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan laju inflasi pada Mei 2026 tercatat 3,08% secara tahunan (year-on-year/yoy). IHK dari 108,07 pada Mei 2025 menjadi 111,4 pada Mei 2026.

Angka ini jauh lebih tinggi dibanding proyeksi konsensus yang memperkirakan inflasi Mei 2026 hanya akan mencapai 2,94% (yoy). Angka itu juga lebih tinggi ketimbang realisasi inflasi pada April yang sebesar 2,42%.